Bahaya Pola Makan Tidak Seimbang

Menjalani diet sehat bagi kebanyakan urang merupakan cara menjaga dan memperketat pola makan agar tidak berlebihan serta membatasi berbagai konsumsi makanan. Hal itu tidak sepenuhnya besar, karena diet yang sehat merupakan diet yang seimbang dan mengandung berbagai makanan-makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, ikan, kacang, dan gandum. Mengabaikan pola makan yang sehat dapat memicu berbagai efek negatif bagi tubuh Anda dalam angka pendek. Berbagai macam masalah kesehatan dalam jangka pendek yang dapat terjadi karena pola makan tidak sehat antara lain:

-           Fungsi Otak yang Melemah

Otak Anda tergantung pada glukosa yang muncul dari karbohidrat dan lemak baik serta antioksidan. Meski demikian, menurut penelitian yang dirilis oleh Journal of the Federation of American Societies for Experimental Biology pada Desember 2009, kebanyakan mengonsumsi makanan berlemak dapat menurunkan kemampuan kognisi, begitu juga diet terlalu ketat dan melewati waktu makan dapat memberikan dampak yang sama.

-           Mudah Lelah dalam Melakukan Aktifitas Fisik

Rasa lelah dapat muncul saat Anda makan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Studi yang sama melakukan penelitian pada tikus di mana mereka tikus yang memakan terlalu banyak makanan berlemak lari 35 persen lebih pendek daripada tikus yang memakan makanan rendah lemak. Sementara di sisi lain, menurut National Eating Disorders Association, mereka yang diet terlalu ketat dapat mengalami lemah otot, masalah ketahanan tubuh, masalah penyaluran oksigen, masalah fisik dan bahkan pingsan.

-           Resisten pada Insulin dan Kenaikan Berat Badan

Masalah resistensi insulin muncul saat hormon insulin tidak mampu mengatur gula darah dan memicu resiko diabetes dan naiknya berat badan. Penelitian pada July 2009 yang dilakukan oleh Molecular Medicine pada 18 sukarelawan yang sehat dengan tubuh normal mengonsumsi makanan cepat saji dan tinggi kalori selama empat minggu. Di akhir penelitian, mereka rata-rata mendapatkan 10 persen berat badan dan 19 persen lemak tubuh serta mulai muncul resistensi insulin meski tidak banyak dan tetap menjaga bentuk tubuh. Selain itu, pembatasan kalori sementara waktu dapat memicu kenaikan berat badan karena dapat membuat Anda ada pada mode kelaparan, dan pada akhirnya memperlambat metabolisme dan makan lebih banyak dari sebelumnya.

-           Gangguan Pencernaan dan Mual

Memakan makanan berlemak dan berminyak, makan terlalu cepat dan terlalu banyak, serta meminum terlalu banyak alkohol atau kafein dapat memicu gangguan pencernaan. Gangguan pencernaan merupakan rasa sakit pada perut bagian atas selama atau setelah makan menurut University of Maryland Medical Center biasanya dibarengi oleh mual dan mulas, dan bagi beberapa orang berujung pada muntah, kembung, dan naiknya asam lambung. Mulailah makan dengan perlahan, sehat, dan hindari berolahraga langsung setelah makan.

-           Pola Tidur yang Buruk

Dokter spesialis masalah tidur dari Mayoclinic.com Dr. Timpothy Morgenthaler mengatakan tidur dalam kondisi lapar maupun terlalu kenyang dapat mengganggu tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat memicu dampak jangka pendek yang diakibatkan oleh diet yang tidak menyehatkan seperti naiknya berat badan dan menurunnya kemampuan otak dan fisik.

-           Masalah Mood

Jika Anda sering mengalami mood swing, maka bisa jadi Anda memiliki masalah dalam pola makan. Senyawa pada otak Anda yang memberikan mood positif seperti serotonin dan dopamin bergantung pada makanan. Berlebihan membatasi kalori atau karbohidrat dapat memicu depresi. Menurut Judith Wurtman, psikolog dan direktur Program Kesehatan Wanita dari MIT di Boston mengatakan mereka yang diet rendah karbohidrat mengalami depresi, tensi, dan amarah yang berlebihan. Sementara mereka yang makan terlalu banyak dapat memicu perasaan malu, bersalah, depresi dan gagal menjaga gula darah yang merusak mood positif.

[Pic: http://a3145z2.americdn.com]

 0 Comments

LIQUO TVC

KONTAK KAMI

  Jl. Ciputat Raya No.89B,
Pondok Pinang, Jakarta Selatan 12310
Indonesia

 +62 221 7591 8861

 info@liquo.com